• Pintu Gerbang
  • Pintu Masuk Terminal Penumpang
  • Ruang Boarding Pass Penumpang
  • Ruang Duduk Penumpang
  • Ruang Duduk Penumpang Lantai Atas
  • Selamat Datang
  • Selamat Datang
  • Dermaga Pontianak
  • Sukabangun Ketapang Kalbar
  • Rute Semarang - Kumai  PP
  • Rute Semarang - Pontianak  PP
  • Rute Semarang - Kumai  PP
  • Rute Semarang - Pontianak PP
  • Rute Semarang - Sampit  PP
  • Rute Semarang - Kumai  PP
  • Rute Semarang - Kumai - Surabaya PP
  • "
  • Rute Semarang - Kumai PP
  • Rute Semarang - Ketapang Kalbar PP
  • Tanjung Emas
  • Tanjung Emas
  • Tanjung Emas

Minggu, 26 Juni 2016

Pemudik Dimanjakan Fasilitas di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas


Meskipun Hari Raya Idul Fitri masih beberapa minggu lagi, namun persiapan Pelindo III dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jawa Tengah, sudah terasa.

Pelindo III merenovasi dan melengkapi berbagai fasilitas yang ada di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas. Hal ini agar pada pemudik atau penumpang yang menunggu keberangkatan kapal laut dapat merasakan kenyamanan layaknya pemudik yang menunggu pesawat di bandara,” kata GM Pelindo III Tanjung Emas Tri Suhardi.

Pelabuhan berbenah dengan meng-upgrade berbagai fasilitas yang ada. Kapasitas dalam ruang tunggu terminal penumpang kini mampu menampung 2.000 hingga 2.500 penumpang.
Untuk musim mudik dan balik Lebaran tahun ini, area lantai 1 dan lantai 2 telah disiapkan untuk para pemudik, lengkap dengan penyejuk udara, kios – kios yang menjual aneka kebutuhan perjalanan, jaringan wifi gratis, charger corner, toilet yang bersih, mushala, ruang laktasi, layar televisi, hingga juga ada tempat bermain anak.

Selain itu luas parkir terminal penumpang dapat mencakup 200 kendaraan, roda dua maupun roda empat.
Terminal penumpang telah selesai diperbaiki dan dipercantik sejak April lalu. Perbaikan terminal ini jadi prioritas Pelindo III, karena merupakan gerbang kembali ribuan perantau dari Jawa yang bekerja di berbagai sektor informal di Kalimantan,” ungkap Tri Suhardi.

Detail interior dari terminal penumpang dengan luas bangunan mencapai 4.500 meter persegi tersebut diadaptasi dari bangunan Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang disebut Presiden sebagai standar pelayanan di terminal penumpang kapal laut di Indonesia.

Pelindo III selalu berusaha mengupayakan yang terbaik bagi pengguna jasa, termasuk para pemudik. Pada musim mudik 2016 Pelindo III bekerja sama lintas instansi terkait akan bersiaga melayani pemudik dari H-18 hingga H+17. Salah satunya dengan mendirikan Poskotis (pos komando taktis) di lokasi, untuk memberikan pelayanan informasi, kesehatan, dan keamanan,” jelasnya lagi.
(Linda Putri/ CN33/ SM Network)
readmore »»  

Senin, 13 Juli 2015

Gerakan Bersama untuk Indonesia


Semangat Lebaran -Tahun ini, Lebaran hadir dalam kondisi ekonomi tak menguntungkan. Itu ditandai antara lain oleh daya beli masyarakat yang menurun, pertumbuhan ekonomi yang melambat, dan tingkat inflasi yang tinggi. Namun, kondisi ekonomi tersebut diperkirakan tak akan terlalu menurunkan semangat untuk berlebaran di kampung.

Perayaan Lebaran kini mestinya tak hanya sebatas merayakan hari kemenangan, tetapi juga diperkuat dengan gerakan kebersamaan dan kebermanfaatan.
Pemudik tidak hanya sekadar pulang kampung, tetapi juga memberikan sesuatu yang lebih untuk kampungnya dan warga yang telah mereka tinggalkan. Mereka membangun komunitas, menumbuhkan perekonomian lokal, dan mendorong perubahan sosial di masyarakat.
Di Kuningan, Jawa Barat, misalnya, gerakan sosial pemudik mampu menciptakan entrepreneur baru di bidang kuliner. Di Banyuwangi, Jawa Timur, perantau terjun ke dunia pendidikan lokal untuk mengangkat pendidikan di kabupaten itu. Di Wonogiri, perantau ikut membangun infrastruktur kampung agar akses ke kampung mereka lebih mudah. Hal yang sama terlihat di sejumlah tempat lain di Nusantara.
Gambaran itulah yang akan kami angkat dalam liputan Lebaran 2015 sebagai bentuk perayaan Lebaran yang lebih bermakna. Dengan gerakan itu, Lebaran akan mempunyai arti yang lebih dari sekadar berbelanja dan pulang kampung ramai-ramai. Gerakan kecil dari mereka akan memberikan banyak perubahan bagi Indonesia.
Selain semangat solidaritas, tahun ini liputan mudik masih menyoroti persoalan infrastruktur dan pelayanan.
Tahun ini, jalur Tol Cipali yang menghubungkan Cikopo dengan Palimanan sudah bisa digunakan. Jalur itu diprediksi bisa memecah kepadatan arus sepanjang Jawa Barat dan memangkas dua jam waktu perjalanan darat dari Jabodetabek ke Jawa Tengah pada waktu normal.
Namun, timbul persoalan baru. Sejak diresmikan pada 13 Juni hingga Rabu (8/7), sudah 52 kecelakaan lalu lintas terjadi di sepanjang tol itu.
Potensi kemacetan juga bisa muncul saat puncak arus mudik 2 hari menjelang Lebaran. Tahun ini lokasi rawan kemacetan berpindah dari jalur pantura Jawa Barat ke pintu keluar Tol Pejagan di Brebes, Jawa Tengah.

Pemerintah dan Polri sudah menyiapkan skenario pengaliran arus di Pejagan, tetapi semua jalur dalam skenario itu punya halangan masing-masing, mulai dari jalan tak beraspal, pintu kereta api, hingga jalur sempit menuju Jawa Tengah.

Di jalur lintas Sumatera, perbaikan di jalur penghubung Metro-Lampung Timur dan Kota Gajah-Sukadana masih berlangsung hingga Rabu kemarin, padahal arus mudik sudah mengalir sejak Senin lalu.
Perlu gerakan bersama lintas sektor untuk bisa membuat perjalanan mudik lebih nyaman dan aman. Selain kesiapan infrastruktur, pemerintah juga harus memperhatikan dan mengatur pola mudik.

Faktor jadwal turunnya tunjangan hari raya dan lamanya waktu liburan sekolah bisa dipertimbangkan sebagai faktor pengurang kemacetan. Angkutan umum juga harus ditingkatkan kuantitas dan kualitas pelayanannya agar nanti masyarakat lebih tertarik memilih moda umum dibandingkan dengan pribadi. Tahun ini diperkirakan 20 juta warga pulang kampung guna merayakan Lebaran. Selamat mudik, semoga Lebaran tahun ini lebih bermanfaat.(NIT/BEN/JUM/FLO/WIE/REK/B03/B05/GER) Kompas


readmore »»  

Minggu, 15 September 2013

Operator Kapal Indonesia Yang Terbaik Sedunia

.
JAKARTA - PT Dharma Lautan Utama (DLU), perusahaan penyeberangan berbasis di Surabaya, meraih penghargaan sebagai salah satu operator pelayaran terbaik di dunia.
DLU menyisihkan sekitar 7.000 perusahaan pelayaran dari seluruh dunia, sekaligus menyabet International Transport Award in Recognation of Its Commitment To The Quality and Excellent of Its Services dari Global Trade Leader’s Club.

Penyerahan penghargaan kepada DLU disaksikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Madrid, Spanyol, pada 20 Mei 2013.
Di tingkat nasional, DLU memperoleh penghargaan Wahana Tata Nugraha sebagai perusahaan penyedia jasa angkutan penyeberangan terbaik peringkat pertama.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan kepada DLU pada 6 Mei 2013. Perusahaan itu menyisihkan 200 penyedia jasa angkutan penyeberangan laut di Indonesia.
Direktur Utama DLU Bambang Harjo mengatakan DLU konsisten mengusung visi dan misi serta motto perusahaan We Serve The Nation untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa. 

“Kami konsisten meningkatkan kualitas layanan di atas standar yang menjadi harapan pelanggan dan diharapkan bisa berpartisipasi dan bersaing dalam era Asean Connectivity,” katanya kepada Bisnis, Kamis (13/6/2013).

readmore »»  

Selasa, 30 Juli 2013

Pelabuhan Tanjung Mas Siap Layani Pemudik

.

Semarang - Proses pembangunan di area pelabuhan penurunan penumpang di Tanjung Mas, Semarang, hingga kini belum selesai. Meski begitu, pengelola menjamin bisa menerima kehadiran penumpang kapal laut yang mudik asal Pulau Kalimantan dan Jakarta untuk Lebaran tahun ini.

“Kami tetap bisa melayani dengan cara menghentikan sementara proses pembangunan,” kata Erwin Pangaribuan, Ketua Tim Penanganan Arus Mudik dan Balik Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang, saat ditemui di kantornya, Selasa, 30 Juli 2013.

Erwin menyatakan PT Pelindo masih melakukan pembenahan area pelabuhan penumpang di Tanjung Mas. Pembenahan di antaranya dilakukan di area penumpang serta di luar gedung dan dalam terminal penumpang.

Pembenahan itu meliputi pembangunan berbagai fasilitas berupa penambahan atap tempat berteduh penumpang, peninggian lantai untuk menghindari rob, serta fasilitas kamar mandi dan toilet bagi para calon penumpang kapal yang berada di luar terminal penumpang.

Erwin tak memungkiri pembangunan itu sulit rampung hingga tujuh hari menjelang Lebaran. Bahkan, dari hasil pantauan Tempo, lantai ruang tunggu dan teras masih dalam proses peninggian. Adapun ruang tunggu dalam atapnya masih proses perbaikan langit-langit. “Untuk menghadapi lonjakan penumpang kapal, kami juga siapkan sejumlah 13 armada kapal dan dua tambahan,” tuturnya.

Menurut Erwin, pada Selasa, 30 Juli 2013, akan mendarat kapal penumpang sebanyak empat unit asal Kalimantan, di antaranya asal Pelabuhan Dumai dan Sampit yang dijadwalkan datang sejak pukul 15.30 hingga 21.00. Namun ia tak tahu jumlah penumpang yang hendak mendarat di pelabuhan yang ia kelola itu. “Manifes penumpang ada di pelabuhan tempat pemberangkatan di Kalimantan.”

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, saat mengunjungi Pelabuhan Tanjung Mas, menyatakan pemerintah telah menyiapkan kebutuhan mudik angkutan laut sebanyak 1.300 kapal. “Negara kita kepulauan, jadi jumlahnya sebanyak itu,” kata Bambang.

Sejumlah kapal itu melayani sekaligus disiagakan untuk melayani para pemudik yang hendak merayakan Lebaran. Menurut Bambang, kebutuhan pemudik di Jawa Tengah, termasuk yang lewat pelabuhan, selalu meningkat. “Itu berdasarkan survei pemudik tujuan Jateng.”Tempo.com
readmore »»  

Wamenhub: Instansi Maritim di Pelabuhan Tanjung Emas Harus Koordinasi


Semarang - Selasa (30/7/2013) pagi sekitar pukul 09.30, Bambang Susantono, Wakil Menteri Perhubungan RI, tiba di Semarang. Dari Bandara Ahmad Yani, Wamenhub beserta rombongan langsung menuju Pelabuhan Tanjung Emas untuk melihat kesiapan pelabuhan menghadapi arus mudik dan arus balik tahun ini.
”Kedatangan Wamenhub tadi langsung disambut kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan, kepala PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas, kepala PT Pelni, kepala PT DLU, dan instansi maritim terkait lainnya,” ucap Asman Umum PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas, Haris Budiarto, seperti dikutip dari rilis yang diterima Tribun Jateng, Selasa malam.
Selain menggunakan angkutan darat untuk menempuh perjalanan, transportasi laut menjadi pilihan alternatif yang digunakan oleh para pemudik. Terhitung mulai 24 Juli 2013 atau H-15, arus mudik sudah mulai terlihat di Pelabuhan Tanjung Emas.
”Dalam memantau kesiapan fasilitas dan keamanan pelabuhan,Wamenhub berpesan agar instansi maritim di Pelabuhan Tanjung Emas selalu berkoordinasi dan bekerja sama untuk menciptakan ketertiban dan keamanan saat arus mudik dan balik berlangsung,” tambah laki-laki yang akrab disapa Haris ini.
Data yang dihimpun Humas Pelindo III Tanjung Emas per akhir Juli 2013 menunjukkan penumpang naik 1.866 orang dan penumpang turun sejumlah 6.801 orang.
Sedangkan untuk jumlah kapal, Pelabuhan Tanjung Emas menerima kedatangan 13 kapal, dengan kedatangan paling padat pada tanggal 28 Juli sejumlah 3 kapal pada waktu yang berbeda.
Selama kunjungan Wamenhub berlangsung, kegiatan renovasi terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas tetap berlangsung.
”Renovasi terminal dijadwalkan selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri, tinggal finishing untuk pemasangan eternit, pengaturan dan pembersihan ruangan, dan beberapa paket pekerjaan ringan lainnya. Sedang untuk pavingisasi sebagian halaman depan terminal penumpang ini bukan bagian dari renovasi, tapi untuk penanggulangan cepat tingginya air rob akhir-akhir ini”, jelas Haris lengkap saat ditemui di kantornya siang tadi.Tribunnew.com

.
readmore »»  

Selasa, 23 Juli 2013

Sinergi Kemenhub Persiapkan Moda Transportasi Mudik


Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bersinergi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan seluruh moda transportasi khususnya para pemudik yang menggunakan motor, guna melancarkan arus mudik Lebaran 2013.

Rilis Pusat Komunikasi Publik Kemenhub yang diterima di Jakarta, Selasa (23/7), menyebutkan Kemenhub menyediakan angkutan mudik Lebaran khusus bagi pemudik sepeda motor ke sejumlah kota dengan menggunakan kapal laut, truk, dan kereta api.

Tujuan dari banyaknya program khusus bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor antara lain adalah untuk menekan angka kecelakaan di jalan.

Untuk moda transportasi laut yang mengangkut motor, Kemenhub bersinergi dengan PT Pelni yang menyiapkan KM Dobonsolo dan TNI AL yang menggunakan KRI Banda Aceh.

KM Dobonsolo memiliki kapasitas angkut sebanyak 1.700 motor dan 3.400 orang penumpang. Sedangkan KRI Banda Aceh memiliki kapasitas angkut sebanyak 1.000 motor dan 2.000 penumpang.

Kedua kapal tersebut rencananya masing-masing akan mengangkut para pemudik dan sepeda motornya dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, sebanyak 2 (dua) kali pemberangkatan (arus mudik) dan 1 (satu) kali kepulangan (arus balik).

Untuk moda transportasi darat, Ditjen Perhubungan Darat bersinergi antara lain dengan Perum PPD guna melaksanakan mudik bersama untuk pemilik sepeda motor secara cuma-cuma menggunakan truk khusus pengangkut sepeda motor dengan tujuan 12 kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

Sebanyak 12 kota tujuan itu adalah Lampung, Cirebon, Tegal, Magelang, Yogyakarta, Wonogiri, Tasikmalaya, Cilacap, Kebumen, Wonosobo, Purwokerto, dan Solo.

Target sepeda motor pemudik yang akan diangkut melalui Program Mudik Gratis Kementerian Perhubungan bagi pengguna sepeda motor ini adalah 2.050 sepeda motor dengan penumpang sekitar 4.100 orang.

Sepeda motor pemudik akan diangkut dengan mengerahkan 35 unit truk, sedangkan penumpangnya akan diangkut dengan 80 unit bus menuju masing-masing kota tujuan.

Terdapat pula sinergi dengan PT KAI dalam mengadakan program mudik gratis angkutan sepeda motor dengan menggunakan moda transportasi kereta api, melalui program subsidi angkutan sepeda motor diangkut dengan kuota untuk mudik 2.400 unit sepeda motor dan untuk arus balik juga 2.400 unit sepeda motor.
(et/EA/bd-ant)
readmore »»  

Pemudik Jalur Laut Prediksi Naik 15%


Semarang - Arus mudik di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Emas, tahun ini, diperkirakan meningkat 15 persen dari tahun lalu. Peningkatan itu terjadi mulai H-15 sampai H+15.
Tahun 2013, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 97.900 orang, realisasi tahun lalu sebanyak 85.130 orang. General Manager (GM) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas, Tri Suhardi, mengemukakan hal itu, kemarin. Dikatakan, peningkatan jumlah pemudik itu tidak akan terpengaruhi berkurangnya kapal penumpang yang beroperasi selama musim mudik tahun ini.

”Berbeda dari tahun lalu yang menyediakan 14 kapal, tahun ini dioperasikan 12 kapal,” katanya. Kapal-kapal itu, jelas Tri, milik PT Pelni sebanyak lima unit kapal (KM Sirimau, KM Lawit, KM Bukit Raya, KM Leuser, dan KM Egon), PT Darma Lautan Utama (DLU) sebanyak Tujuh unit kapal (KM Dharma Kencana II, KM Dharma Ferry II, KM Kirana I, KM Kirana III, KM Satya Kencana I,  KM Satya Kencana II,dan KM.Dharma Kartika III ), selanjutnya, PT ASDP Indonesia Ferry yang mengoperasikan satu unit kapal (KM Kalibodri).

Dijelaskan pula, terdapat tujuh trayek dari dan ke Pelabuhan Tanjung Emas, yakni Semarang-Banjarmasin, Semarang-Pontianak, Semarang- Kumai, Semarang-Sampit, Semarang- Batulicin, Semarang-Ketapang, dan Semarang-Tanjung Priok.
Lebih lanjut dia mengatakan, peningkatan jumlah penumpang yang cukup signifikan akan terjadi pada trayek Semarang-Banjarmasin, Semarang-Kumai, Semarang-Sampit, Semarang-Pontianak, dan Semarang- Ketapang. Untuk lonjakan penumpang diprediksi mulai H-10 sampai H-1 Lebaran. ”Untuk arus balik diperkirakan mulai H+3 hingga H+15.

Tahun lalu, puncak arus mudik terjadi H-1 sebanyak 4.841 orang dan puncak arus balik pada H+15 sebanyak 11.487 orang,” paparnya. Persiapan Terminal Untuk melayani penumpang mudik melalui jalur laut, pihaknya menyiapkan fasilitas terminal untuk naik dan turun penumpang. Kegiatan renovasi terminal yang sedang berlangsung, dipercepat agar bisa menampung penumpang lebih banyak saat puncak mudik maupun balik.
”Berdasarkan realisasi arus penumpang pada 2009 hingga tahun 2012, rata-rata naik sekitar 18 % atau 5.538 orang per tahun. Adapun ratarata jumlah penumpang turun sekitar 13 % atau 3.451 orang,” katanya. Ditandaskan, per akhir Juni, progres fisik pembangunan terminal penumpang telah mencapai 75%.

Sisanya, akan dikebut saat Bulan Puasa berlangsung. ”Data statisik penumpang realisasi 2012 menunjukkan, per harinya ratarata 3.000 orang yang melakukan aktivitas debarkasi dan embarkasi. Setelah renovasi, terminal penumpang yang sebelumnya hanya mampu menampung 2.500 orang, bisa menampung 3.500 hingga 4.000-an penumpang.”(G5-64) Suara Merdeka.Com
readmore »»  

KKP Semarang Persiapankan Arus Mudik lebaran 2013


Adalah tugas pemerintah untuk menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan selama arus mudik/balik lebaran. Tugas ini harus dilakukan secara terpadu oleh semua instansi yang terkait. Dalam bidang kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan semua potensi kesehatan yang ada di pelabuhan/bandara/lintas batas darat untuk mendukung pelayanan kesehatan selama arus mudik/balik lebaran. Hal ini dikatakan oleh Kepala KKP Kelas II Semarang, dr. Anas Ma’ruf MKM, ketika membuka Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Pelayanan Arus Mudik/Balik di Pelabuhan Tanjung Emas dan Bandara Ahmad Yani Semarang.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan pada Senin (8/7/2013) di aula KKP Kelas II Semarang, jl M Pardi no. 3 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Hadir pada rapat tersebut perwakilan PT Angkasa Pura I Bandara A Yani, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas, RS Pelindo, Puskesmas yang berada di sekitar pelabuhan/bandara, PT Jasa Raharja, dan klinik perusahaan yang berada di wilayah pelabuhan. Selain itu juga hadir pejabat struktural, koordinator wilker  dan staf terkait di KKP Kelas II Semarang.

 Kepala Kantor mengharapkan agar semua komponen kesehatan di pelabuhan/bandara untuk berperan dalam pelayanan kesehatan ini. Dikoordinasikan peran masing-masing instansi, siapa melakukan apa. Selanjutnya dr. Anas menyampaikan rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh KKP Semarang dalam rangka pelayanan kesehatan arus mudik/balik lebaran 2013 antara lain :
  1. Rapat koordinasi persiapan bidang kesehatan dalam rangka arus mudik/balik lebaran tahun 2013 di wilayah KKP Semarang, dilakukan pada tanggal 8 Juli 2013. Rapat melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait di lingkungan pelabuhan laut dan bandara.
  2. KKP Semarang berencana menyiagakan 4 (empat) pos kesehatan yaitu :
  1. Poskes Pelabuhan Laut Tanjung Emas Semarang (masa kerja 32 hari : tanggal 24 Juli  s/d 24 Agustus 2013);
  2. Poskes Pelabuhan Laut Kartini Jepara (masa kerja 16 hari : tanggal 1 s/d 16 Agustus 2013);
  3. Poskes Bandara Ahmad Yani Semarang (masa kerja 16 hari : tanggal 1 s/d 16 Agustus 2013);
  4. Poskes Bandara Adi Sumarmo Surakarta (masa kerja 16 hari : tanggal 1  s/d 16 Agustus 2013).
Masa kerja masing-masing pos kesehatan masih tentatif, menyesuaikan instruksi otoritas pelabuhan/bandara.
Setiap poskes melibatkan lintas program/sektor terkait di pelabuhan/bandara dan dinas kesehatan setempat.
  1. Pemeriksaan skrining penyakit tidak menular (tekanan darah dan gula darah) di masing-masing posko kesehatan.
  2. Pemeriksaan skrining alkohol dan narkoba untuk ABK dan sopir truk di lingkungan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (15 Juli s/d 2 Agustus 2013).
  3. Pemeriksaan skrining malaria / Surveilans Migrasi Malaria bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan BLK Jawa Tengah.
  4. Pemeriksaan rektal swab penjamah makanan di lingkungan pelabuhan/bandara.
  5. Kegiatan pengendalian faktor risiko dan sanitasi lingkungan berupa :
  1. Pemberantasan vektor (tanggal 3 s/d 4 Juli 2013)
  2. Inspeksi sanitasi TPM/TPU (tanggal 8 s/d 12 Juli 2013)
  3. Pengambilan sampel makanan dan minuman (tanggal 8 s/d 12 Juli 2013)
  4. Pemasangan perangkap tikus (tanggal 8 s/d 12 Juli 2013)
Kegiatan ini dilakukan terutama di terminal penumpang.
  1. Membuat/mencetak spanduk/poster/leafletberisi pesan kesehatan/keselamatan selama mudik lebaran, penyakit  MERS-CoV, dll.
  2. Melakukan rapat koordinasi  evaluasi pasca arus mudik/balik lebaran.

readmore »»  

Selasa, 25 September 2012

Lima Tokoh Bidang Perhubungan Dapat Penghargaan PT DLU

.
Surabaya - Dedikasi yang tinggi dalam bidang transportasi membuat operator kapal PT Dharma Lautan Utama (DLU) memberi penghargaan pada pejabat dalam Malam Anugerah Prestasi 2012.
Bertempat di Sheraton Hotel, ada lima pejabat di bidang perhubungan yang mendapat penghargaan tertinggi, yakni Dharma Bakti Praja Utama.
 
Dalam acara tersebut, pejabat penting menghadiri perhelatan itu. Selain komisaris dan dirut PT DLU, Bambang Hario, Menteri Perhubungan EE Mangindaan juga hadir disana.
Dalam sambutannya, Bambang Hario menjelaskan bahwa pihaknya memberikan apresiasi ini untuk meningkatkan usaha SDM internal dan di luar PT DLU. 

"Selain itu, apresiasi ini menunjukkan kesungguhan untuk menyonsong masyarakat ASEAN pada 2015 mendatang," tuturnya dalam acara itu, Senin (24/9/2012).

Dalam kategori Dharma Bakti Praja Utama, ada lima pejabat atau mantan pejabat yang mendapat apresiasi. Ke-5 tokoh itu adalah Ridwan Syah yang menjabat Kadis Perhubungan dan Infokom NTB, Wahid Wahyudi menjabat Kadishub dan LLAJ Jatim, Edi P Sagala (mantan Wakadishub pada 2005),

Sri Untung (mantan Dirjen Perhubungan Laut pada 2005), dan Marsekal Pertama (purn) Tatang Kurniadi sebagai Ketua KNKT pada 2012. 

"Ini reward dari pimpinan perusahaan kepada bukan hanya internal tapi eksternal perusahaan. Ini ukuran timbal balik agar maju semua," tandas EE Mangindaan, Menhub, usai penyerahan penghargaan.
readmore »»  

Selasa, 07 Agustus 2012

PT DLU Ajak Mudik Lebih Awal

SAMPIT - Sebagai salah satu operator pelayaran di Sampit, PT Dharma Lautan Utama (DLU) berupaya membantu memperlancar arus mudik tahun 2012. Agen pelayaran ini mengimbau masyarakat Kotim yang ingin mudik lebaran, agar dapat berangkat lebih awal. Untuk itu, PT DLU memastikan harga tiket lebih murah dibandingkan menjelang hari H. "Jika mudik lebih awal, kami pastikan harga tiket kapal lebih murah. Selain itu, sudah diketahui bersama bahwa berangkat lebih awal itu memberikan banyak manfaat yang sangat menguntungkan pemudik. Di antaranya, tidak berjejal di kapal maupun saat membeli tiket di loket-loket kami," jelas Manager PT DLU Cabang Sampit, Hendroyono, Jumat (27/7). Hendro menegaskan, perbedaan harga memang tidak begitu signifikan. Tetapi dipastikan perbedaan harga tersebut tetap sangat membantu masyarakat. Apalagi jika yang berangkat adalah sekeluarga atau rombongan cukup besar. Misalnya lebih dari tiga orang. "Bisa diperhitungkan berapa selisihnya jika berangkat lebih tiga orang," tukas Hendro. Hendro memaparkan, mudik tidak perlu saat mendekati hari raya. Namun dapat dilakukan sejak jauh-jauh hari. Apalagi, jika aktifitas rutin seperti sekolah dan pekerjaan sudah diliburkan. "Kita juga bisa lebih puas bersilaturahmi dengan keluarga di kampung. Karena waktu berkumpul menjadi lebih lama, ketika kita mudik lebih awal," terang Hendro. Terlebih, sebut Hendro, tujuan mudik tentunya untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar di kampung halaman. Selain itu, mudik saat Idul Fitri bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia memang masih membudaya. Karena semua ingin berkumpul bersama keluarga besar ketika merayakan momen hari besar bagi umat muslim tersebut. Pada intinya, tukas Hendro, PT DLU siap melayani angkutan lebaran 2012. Armada yang disiapkan selalu mengutamakan kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan. "Biaya sangat terjangkau, tersedia hiburan di atas kapal. Informasi lengkap bisa langsung ke kantor kami di Jalan A Yani No 8A Sampit atau dapat menelpon ke 0531-32700," ujarnya. Pemudik yang perlu informasi tentang lokasi wisata religi di Jawa, ujarnya, juga bisa mendapatkan di PT DLU. Baik tentang makam walisongo atau tempat religi lainnya. Ada makam Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapura Wetan Gresik Jatim, makam Sunan Ampel di Kompleks Masjid Jami Ampel Surabaya dan makam wali-wali lainnya. (uzi) .
readmore »»  

Jelang Lebaran, Pelindo III Siapkan 13 Terminal Penumpang

SURABAYA – PT Pelindo III (Persero) menyiapkan sedikitnya 13 (tiga belas) terminal penumpang kapal laut yang tersebar di 7 (tujuh) propinsi untuk mengantisipasi musim angkutan lebaran tahun 2012. Ketigabelas terminal penumpang disiapkan untuk para penumpang kapal laut yang hendak mudik/balik pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Penyiapan ruangan bagi penumpang juga telah dilakukan sehingga diharapkan akan mampu untuk menampung penumpang lebih banyak dari kapasitas eksisting, serta meningkatkan kenyamanan bagi para penumpang. Meningkatnya jumlah arus mudik dan arus balik penumpang yang menggunakan kapal laut juga diikuti dengan upaya peningkatan pengamanan pada akses keluar dan masuk pelabuhan termasuk pada lokasi terminal penumpang.
Pada masing-masing terminal penumpang juga telah ditempatkan Posko Terpadu Lebaran, yang terdiri dari beberapa petugas  gabungan (Pelindo III, Adpel, Kepolisian, institusi dan unit kerja lainnya). Guna menunjang kenyamanan para penumpak mudik maupun balik yang menggunakan fasilitas terminal penumpang, telah dilengkapi dan disediakan dengan fasilitas pendukung yang memadai seperti toilet, ruang kesehatan, ruang menyusui, kantin, dll. Terhadap Terminal Penumpang yang memiliki kapasitas terbatas telah dilakukan pemasangan tenda-tenda tambahan untuk mengantisipasi apabila ruang tunggu terminal penumpang tidak cukup menampung akibat membludaknya penumpang.
Pelabuhan strategis di lingkungan PT Pelindo III (Persero) yang diprediksikan akan mengalami peningkatan jumlah penumpang secara tajam, meliputi:Pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Emas, Sampit, Banjarmasin, Gresik, Benoa, Lembar, Tenau Kupang dan Kumai.
Dari jumlah tersebut, beberapa diantaranya diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang pada arus mudik yaitu seperti Pelabuhan Banjarmasin, Sampit dan Kumai. Sedangkan  pelabuhan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang pada arus balik, yaitu Pelabuhan Tanjung Emas dan Tanjung Perak.
Adapun lokasi ketigabelas Terminal Penumpang tersebut diantaranya :
  1. Terminal Penumpang Gapura Surya (4.522 m2), Gapura Nusantara (2.384 m2) dan Terminal Roro (2.573 m2) di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (Jatim), dengan kapasitas penumpang sebanyak 3.200 orang;
  2. Terminal Penumpang Tanjung Emas dengan luasan 4.530 m2 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Jateng), dengan kapasitas penumpang sebanyak 2.500 orang;
  3. Terminal Penumpang Bandarmasih dengan luasan 2.110 m2 di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin (Kalsel), dengan kapasitas penumpang sebanyak 2.250 orang;
  4. Terminal Penumpang Jana Segara Sanggraha  dengan luasan 1.468 m2 di Pelabuhan Benoa (Bali), dengan disediakan tempat duduk untuk sedikitnya 220 orang;
  5. 5. Terminal Penumpang Helong dan Sasando dengan luasan 750 m2 di Pelabuhan Tenau Kupang (NTT), dengan kapasitas penumpang sebanyak 600 orang;
  6. 6. Terminal Penumpang Tanjung Wangi dengan luasan 616 m2 di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi (Jatim), dengan kapasitas penumpang sebanyak 400 orang;
  7. 7. Terminal Penumpang Gresik dengan luasan 300 m2 di Pelabuhan Gresik (Jatim), dengan kapasitas penumpang sebanyak 200 orang;
  8. 8. Terminal Penumpang Sampit dengan luasan 1.800 m2 di Pelabuhan Sampit (Kalteng), dengan kapasitas penumpang sebanyak 1.500 orang;
  9. 9. Terminal Penumpang Kumai dengan luasan 624 m2 di Pelabuhan Panglima Utar Kumai (Kalteng), dengan kapasitas penumpang sebanyak  800 orang;
  10. 10. Terminal Penumpang Lembar dengan luasan 522,72 m2 di Pelabuhan Lembar (NTB), dengan kapasitas penumpang sebanyak 300 orang;
  11. 11. Terminal Penumpang Batulicin dengan luasan 3.680 m2 di Pelabuhan Kotabaru (Kalsel), dengan kapasitas penumpang sebanyak 700 orang;
    1. 12. Terminal Penumpang Maumere dengan luasan 600 m2 di Pelabuhan Maumere (NTT), dengan kapasitas penumpang sebanyak 750 orang;
    2. 13. Terminal Penumpang Bima dengan luasan 470 m2 di Pelabuhan Bima (NTB), dengan kapasitas penumpang sebanyak 700 orang.

.
readmore »»  

Jumat, 27 Juli 2012

Tips Mudik Aman dengan Kapal Laut

.
Mudik dengan menggunakan kapal laut memang terbilang memakan waktu yang cukup lama. Dan sangat membosankan. Karena perjalanan dengan kapal laut tidak sesingkat menggunakan perjalanan darat ataupun udara. Tapi ternyata, mudik dengan menggunakan kapal laut jauh lebih murah daripada jika anda memilih jalur darat dan udara. Alhasil, banyak orang yang menjadikan kapal laut sebagai alternatif ke dua setelah pesawat ataupun kereta. Namun demikian, anda tetap harus waspada dalam melakukan perjalanan mudik Anda dengan kendaraan air ini.

Berikut beberapa hal yang harus Anda waspadai pada waktu mudik menggunakan kapal laut :
  1. Calo Ticket – Biasanya calo ticket memborong semua ticket terlebih dahulu, selanjutnya penumpang yang akan mudik mendapat pemberitahuan melalui loket bawa ticket sudah habis. Penumpang yang kecewa akhirnya akan membeli ticket pada calo, ibaratnya daripada tidak pulang kampung, lebih baik mahal sedikit. Oknum seperti ini sangat sulit diberantas, mengingat kerjanya yang sangat rapi. Ada oknum yang bekerja sama dengan pihak loket ada, petugas loket yang jujur. Ada baiknya jika anda membeli ticket, belilah ticket jauh-jauh hari sebelum waktu keberangkatan, hal ini untuk mengantisipasi bahaya penjualan ticket secara ilegal. Selain itu uang yang seharusnya anda pergunakan untuk keperluan lain dapat disimpan.
  2. Copet pada saat berdesak-desakan – Tidak dipungkiri, pada saat naik ke dalam kapal. Kita sering kali melihat fenomena seperti ini. Berdesak-desakan, semua orang seperti tidak mau mengalah. Dan ingin cepat sampai di atas. disaat kejadian genting seperti ini, ada saja pihak-pihak yang tega mengambil barang berharga ketika kita lengah sedikit. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya anda sedikit bersabar untuk mencapai ke dalam kapal. Selain itu cobalah untuk tidak memakai perhiasan yang memancing, juga simpan barang berharga anda ditempat yang paling aman, dan tidak mudah dijangkau orang lain.
  3. Jangan tinggal mobil anda tanpa dikunci – Jika anda menyeberang dengan kapal penyebrangan, biasanya mobil akan ditinggal pada geladak kapal. Sebaiknya kunci mobil anda dan periksa akan keamanannya. Pencurian interior mobil sering kali terjadi pada saat seperti ini. Pengemudi dengan santainya meninggalkan mobilnya, dan mengira keadaan aman. Padahal saat-saat seperti inilah para pencopet memainkan aksinya.
Tidak dipungkiri, goncangan yang terjadi pada gelombang laut sering membuat anda mual dan pusing, tak jarang pula, banyak orang yang pingsan karena tak tahan dengan gelombang laut. Berikut beberapa tips untuk mengantisipasi maupun menghindari mabuk laut :
  1. Siapkan kondisi anda sebelum mudik. Kondisi mengantuk dan lelah dapat memacu anda untuk mabuk laut.
  2. Sebelum berangkat, sebaiknya isi perut anda agar tidak kosong. Kalau anda pergi pada saat bulan Ramadhan, sebaiknya berangkat pada saat subuh hari, sehingga makanan masih tetap berada dalam perut anda. Kalau anda tidak percaya diri, ada baiknya minum obat anti mabuk selepas sahur (sebelum imsak).
  3. Jika memiliki dana lebih, ada baiknya memilih kapal yang agak besar untuk sarana mudik anda. Karena kapal yang besar pada umumnya dapat meredam gelombang laut. Dan anda pasti tidak akan merasakan pusing berlebih.
  4. Kalau anda memilih tempat duduk. Jangan memilih pada bagian atas kapal, pilihlah pada bagian tengah kapal. Karena pada bagian atas, gelombang lebih terasa daripada bagian bawahnya.
  5. Jika terpaksa harus duduk selepas jalan-jalan. Pilihlah tempat berteduh yang sirkulasi udaranya bagus, tidak panas, tidak tercampur keringat orang yang dapat membuat anda mual. Kalau perlu pilihlah ruangan yang ber-AC. Berdirilah pada tempat yang tersedia banyak angin, angin dapat membuat lupa pada rasa mual anda.
  6. Tenangkan hati dan enjoykan pikiran anda. Jangan terbawa rasa takut sebelum menaiki kapal, berfikirlah positif. Karena dengan datangnya pikiran positif otomatis akan membawa pengaruh yang positif pula untuk tubuh anda.
  7. Jangan membaca sembari duduk ketika anda berada dalam goncangan yang hebat. Karena membaca dapat membuat anda mual. Selain itu yang membuat anda mual adalah, karena mata harus memfiksasi dan fokus pada bacaan. Jika rasa mual menyerang, ada baiknya anda jalan-jalan, atau ngobrol, atau mengunyah permen karet jika anda sedang tidak berpuasa.
  8. Jangan paksakan puasa anda jika terpaksa anda tidak kuat dengan perasaan yang anda rasakan.
  9. Stratching atau gerakan anggota tubuh anda. Karena menggerak-gerakan tubuh dapat melupakan pada rasa mual anda. Namun jika rasa mual sering kali muncul, kepalkanlah dan lemaskan jari-jari tangan dan kaki anda secara berulang-ulang. Hal ini diupayakan untuk menaikkan peredaran darah.
  10. Hindari bau-bauan yang memancing anda untuk muntah. Misalnya : jangan berdiri dekat dengan wc, jangan berdiri dekat dengan orang yang memiliki parfum menyengat dan bau keringat berlebih.
  11. Tidur juga dapat membantu anda untuk melupakan rasa mual anda. Tapi jangan lupa, tidurlah dengan posisi yang nyaman. Posisi yang tidak nyaman dapat berakibat membuat tubuh anda menjadi sangat tidak nyaman, terlebih lagi pada leher anda. Ketika salah tidur bisa dipastikan ketika bangun anda akan mendapati tubuh yang pegal-pegal.
Selamat mudik..!!!!" Semoga selamat sampai tujuan...............
readmore »»  

Arus Mudik 2012 : Operator Kapal diminta Patuhi Jadwal

.
Semarang -  Perusahaan jasa pelayaran kapal motor diminta mematuhi jadwal perjalanan yang telah disiapkan baik keberangkatan maupun kedatangan kapal yang mengangkut pemudik untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang di pelabuhan.

Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Tanjung Emas Semarang Karolus Sengadji mengatakan dengan mematuhi rencana jadwal perjalanan yang sudah disiapkan tersebut, akan mendukung kelancaran proses debarkasi maupun embarkasi saat arus mudik, lantaran perkiraan jumlah pemudik tahun ini meningkat sekitar 5%-10%.

"Perkiraan peningkatan ini perlu disikapi secara bijak bersama-sama semua pihak dengan mematuhi jadwal yang sudah ada terutama saat puncak-puncak arus mudik maupun balik, meskipun tidak menutup kemungkinan faktor cuaca dapat turut andil mempengaruhi ketepatan kedatangan maupun keberangkatan kapal," ujarnya, hari ini.

Dia mengatakan pemudik yang memasuki Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada arus mudik dan balik pada Lebaran 2012 diperkirakan meningkat 5%-10% dari pada tahun sebelumnya yang mencapai 60.000 orang (datang/turun/debarkasi), dan untuk arus balik atau berangkat (naik/embarkasi) mencapai 30.000 orang.

"Sampai sejauh ini masih sesuai dengan jadwal yang sudah disiapkan selama ini, dan semoga cuaca juga menduung, sehingg arus mudik dan balik tahun ini yang diperkirakan mencapai puncaknya pada H-5 hingga H+5 Lebaran, akan semakin lancar," tuturnya.

Dia mengatakan, total kapal yang disediakan untuk melayani kebutuhan penumpang pada Lebaran 2012 mencapai 14 unit, yang dimiliki oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sebanyak enam unit kapal motor, PT Darma Lautan Utama (DLU) lima kapal, Primavista satu kapal, dan ASDP sebanyak 2 kapal.

Menurutnya, pemudik yang ingin memanfaatkan jasa kapal saatarus balik, juga tidak perlu khuatir kehabisan tempat, dikarenakan total dari 14 kapal itu mampu menampung penumpang sebanyak 46.000, sementara penumpang pada tahun lalu hanya sekitar 30.000 dengan diayani 13 kapal, sehingga masih sangat mencukupi seat-nya.

"Dengan mematuhi jadwal, maka diharapkan tidak ada antrian kapal merapat serta penumpukan penumpang akibat menunggu kapal merapat ke dermaga," ujarnya.

Dia mengatakan, 14 kapal tersebut akan melayani sebanyak enam trayek, yakni Semarang-Pontianak, Semarang-Ketapang, Semarang-Kumai, Semarang-Sampit, Semarang-Banjarmasin, dan Semarang-Batu Licin.

"Kami juga selalu mengingatkan bahwa jumlah penupang agar tidak melebih kapasits yang ada," ujarnya.

Sementara, General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas Semarang, Tri Suhardi memastikan kesiapan pihaknya untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2012.

"Kapasitas Terminal Penumpang masih mencukupi untuk menampung sebanyak 2.500 penumpang, namun juga akan membuat tenda darurat di halaman, sebagai langkah antisipasi" tuturnya.

Manager Operasi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas Semarang Djumadi mengatakan untuk tempat sandar kapal atau berth, akan disiapkan tiga berth, yakni di Dermaga Nusantara ada dua berth dan Dermaga Samudera satu berth.

Menurutnya, penyiapan tiga berth sebagai antisipasi meningkatnya kapal yang akan bersandar secara bersamaan. Arus mudik tahun sebelumnya, jumlah kapal yang bersandar bisa mencapai sebanyak lima unit. (k39/Endot Brilliantono/faa)
readmore »»  

Arus Mudik ke Jawa Diperkirakan Naik 20 Persen

Pemudik Sepeda Motor Ketapang-Gilimanuk Lebaran Lalu
Denpasar - Jumlah pemudik dari Dnpasar Bali ke Pulau Jawa pada lebaran bulan depan, diperkirakan meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah pemudik itu diperkirakan menggunakan sepeda motor, mobil penumpang umum maupun kendaraan roda empat pribadi.

"Perkiraan itu kami dasarkan pada pengalaman lebaran tahun lalu yang juga meningkat sebesar 10 sampai 20 persen," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali AA Dewa Punia, di Denpasar, Ahad (22/7).
 
Karena saat mudik lebaran berdekatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan, diperkirakan puncak arus mudik terjadi sebelum 17 Agustus. Sementara untuk memberikan pelayanan yang menjamin kenyamanan dan kelancaran para pemudik Dinas Perhubungan Bali akan memberlakukan sistem antrean bagi para penyeberang.

Di mana para penyeberang yang baru tiba di Gilimanuk akan diberikan nomor antrean, sehingga bisa naik kapal sesuai dengan nomor yang didapat.

Selama ini bila terjadi lonjakan penyeberang dan teradi tumpukan kendaraan yang mengantre di Pelabuhan Gilimanuk, penyeberang jadi kurang teratur. Diharapkan dengan adanya nomor antrean, pemudik bisa masuk ke kapal sesuai dengan nomor antrean yang dimiliki.

Sementara itu terkait dengan masih adanya dualisme terminal antar kota antar provinsi di Bali yakni terminal Ubung Denpasa dan terinal Mengwi Kabupaten Badung, sampai saat ini masih belum ada kepastian, dari terminal mana para penumpang akan diangkut menuju pulau Jawa.

Terminal Ubung yang turun kelas menjadi terminal tipe B, selama ini sangat akrab dengan para penumpang, karena letaknya di kota Denpasar, hingga mudah dijangkau pemudik. Sedangkan Terminal Mengwi, Kabupaten Badung, letaknya lebih jauh dan masih sulit dijangkau para pemudik.
.
readmore »»  

Jumat, 13 Juli 2012

Istilah Pengapalan Kapal Ro - Ro

Istilah _ Istilah ini Sangat perlu Untuk diketahui oleh para pelanggan terutama pihak Ekspedisi Sebagai Pengirim Barang / Kendaraan ,dengan demikian pertanggung jawaban akan terlihat 

Ekspedisi : adalah Pelaku Usaha yang menyelenggarakan pengangkutan barang-barang dagangan dan lainnya melalui perairan atau daratan dengan menggunakan jasa angkutan Kapal atau transfortasi laut .
Muatan : adalah suatu barang atau Jenis Kendaraan,termasuk didalmnya kendaraan khusus,yang diangkut lewat jasa Ekspedisi dan dikapalkan lewat perusahaan Pelayaran 
Pemuatan : adalah suata Cara Untuk mengatur dan menata Muatan didalam kapal,dimana aturan yang ada harus mengikuti prosedur yang berlaku di perusahaan pelayaran
Kendaraan : Suatu alat sebagai sarana angkut dijalan /darat yang jenisnya bermotor dan tidak bermotor,bila jenis kendaraan ini dikapalkan maka harus mendapatkan lisensi atau perijinan dari pihak terkait
Barang Berbahaya : adalah barang atau jenis benda yang mempunyai faktor dampak dari suatu sebab ,barang terbakar bila ada titik api dan lain-lain yang bisa menyebabkan kerugian kapal,dan orang lain
readmore »»  

Rabu, 06 Juni 2012

Jumat, 20 April 2012

Sistem Layanan Penumpang dan Ro-Ro Disosialisasikan

Semarang – Memberikan pemahaman dengan melakkan sosialaisasi sistem dan prosedur pelayanan terminal penumpang dan Ro-Ro dilakukan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas.Sosialisasi yang digelar di Kantor Manajemen Pelindo III, Jalan Coaster 10 Semarang, Senin (5/3/12), didasarkan Peraturan General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Emas No:PER.28/OS.0102/TMS-2011 tanggal 20 September 2011 dan diikuti beberapa agen pelayaran yang berada di wilayah Pelabuhan Tanjung Emas dantaranya PT Pelni, PT ASDP, PT Dharma Lautan Utama, PT Prima Vista dan beberapa instansi kepelabuhanan.

“Ini sesuai dengan visi perusahaan kami menjadi pelaku penyedia jasa kepelabuhanan yang prima, berkomitmen memacu integrasi logistik nasional,” kata General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Emas, Rismarture Sidabutar dalam sambutannya di acara sosialisasi.

Beberapa fokus sistem dan prosedur pelayanan terminal penumpang dan Ro-Ro yang disampikan dalam acara sosialsasi terbagi menjadi lima ruang lingkup, diantaranya pelayanan calon penumpang/pengantar/penjemput masuk terminal penumpang, pelayanan debarkasi, pelayanan embarkasi, pelayanan kendaraan naik (roll on) dan pelayanan kendaraan turun (roll off).

Salah satu contoh butir prosedur pelayanan menyatakan bahwa calon penumpang atau penjemput diperbolehkan masuk dalam terminal penumpang maksimal tiga jam sebelum keberangkatan.

“Hal ini terkait dengan pengaturan jumlah penumpang yang masuk dengan kapasitas terminal penumpang,” jelas Rismarture kepada seluruh peserta sosialisasi.

Selain itu, menurutnya, petugas terminal penumpang wajib memeriksa calon penumpang/pengantar/penjemput untuk masuk melalui Walk Through Metal Detector (WTMD) dan barang bawaan diperiksa melalui X-Ray Machine.

“Apabila ditemukan barang-barang yang membahayakan atau dilarang, senjata tajam contohnya, maka calon penumpang dan barang bawaannya diserahkan kepada yang berwajib,” tambahnya.

Pengaturan yang sama diterapkan pula pada pelayanan kendaraan yang akan naik ke kapal. Selambat-lambatnya 6 jam sebelum kapal tiba, operator kapal wajib menyerahkan daftar muatan kendaraan yang tervalidasi. Selanjutnya, pada tiga jam sebelum kapal berangkat, petugas terminal penumpang memasukkan kendaraan area parkir embarkasi (open stacking) sesuai jalur yang telah ditentukan.

“Kita tetap membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam pemberian pelayanan, baik dari pengguna jasa maupun petugas kepelabuhanannya,” tandasnya.
.
readmore »»  

Kamis, 26 Januari 2012

KM.Dharma Kencana II Masuk Jadwal

Setelah beberapa hari Jadwal KM.Dharma Kencana II dipending ,oleh kareana Traffic Warning dari BMGTanggal 31 Januari 2012 KM.Dharma Kencana Masuk Jadwal Tujuan Semarang-Pontianak Berangkat Jam 23.00,Bagi Para Pelanggan Supaya dapat mempersiapkan segalanya jika akan menggunakan jasa kapal KM.Dharma Kencana II .
readmore »»  

Selasa, 24 Januari 2012

Pengumuman

Sehubungan Dengan Adanya Cuaca Buruk ( Traffic Warning ) Di Perairan Laut Jawa dan Karimata,Jadwal KM Dharma Kencana II Sejak Tanggal 25 Januari 2012 Tujuan Pontianak Ditiadakan atau di Cancel atau dipending untuk Sementara Sampai terdapat Konfirmasi Selanjutnya,atas ketidak Nyamanannya Kmi Mohon Maaf dan Menjadikan Maklum .
readmore »»  

Rabu, 28 Desember 2011